Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) adalah wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi yang dimiliki untuk mengkaji, mengembangkan dan menerapkan ilmu dan teknologi yang dipelajari di perkuliahan untuk dapat dimanfaatkan kepada masyarakat luas. Olehnya itu, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STMIK AKBA mengadakan kegiatan Workshop Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pendanaan Tahun 2022 dengan Tema “Sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2022 Serta Tips dan Trik Lolos Pendanaan” bagi mahasiswa STMIK AKBA yang berminat pada program kreatifitas mahasiswa.

Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 15 Desember 2021 secara Luring di Aula STMIK AKBA dan melalui Daring melalui via zoom. Nurzaenab, S.Kom., M.T. selaku ketua panitia dalam sambutannya mengatakan bahwa workshop PKM ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada Mahasiswa STMIK AKBA tentang adanya lomba PKM yang selalu dilakukan setiap tahun serta pengetahuan-pengetahuan apa saja yang perlu dipersiapkan untuk mengikuti lomba PKM Tahun 2022.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh bapak Dr. H. Askar Taliang, M.Si., selaku Ketua STMIK AKBA. Dalam sambutan beliau mengatakan bahwa kegiatan Workshop ini merupakan langkah positif karena STMIK AKBA beberapa tahun terakhir sudah meloloskan mahasiswa dan merupakan nilai tambahan bagi mahasiswa karena mendapatkan pendanaan dari pemerintah serta tentunya mendapatkan pengalaman untuk pelaksanaan lomba-lomba. Apalagi ditahun 2022, perlu diarahkan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa. Pemerintah melalui PKM ini memberikan peluang kepada mahasiswa untuk lebih kreatif dan termotivasi dalam menciptakan karya-karya terbaik.

Untuk pemateri dibawakan oleh Bapak Suryadi Syamsu, S.Kom., M.Kom., salah satu dosen STMIK AKBA sekaligus sebagai Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni serta Dosen Pembimbing Tim PKM 2020. Kegiatan PKM ini diperuntukkan bagi mahasiswa S1 di Seluruh Perguruan Tinggi melalui penyediaan dana yang bersifat kompetitif, akuntabel, dan transparan. Kriteria meliputi inti kegiatan seperti materi kegiatan, strata pendidikan, jumlah anggota, Dosen Pembimbing, alokasi biaya, laporan akhir, dan luaran dari kegiatan PKM. Skema pendanaan PKM terdiri dari PKM-R, PKM-K, PKM-PM, PKM-PI, dan PKM-KC. Masing-masing skema PKM tersebut memiliki kriteria kegiatan mulai dari bagaimana pengamatan mendalam berbasis IPTEK sampai dengan karya berupa konstruksi karsa fungsional. Untuk jumlah anggota Mahasiswa terdiri 3-5 orang dengan skema pendanaan mulai 5juta hingga 10 juta. Untuk luaran juga memiliki skema yang berbeda disesuaikan skema PKM itu sendiri, mulia dari laporan kemajuan, laporan akhir, artikel ilmiah, Produk Program Prototipe atau Produk Fungsional.

Pemateri selanjutnya adalah Bapak Muhajirin, S.Kom., M.T., salah satu dosen STMIK AKBA sekaligus sebagai Pembimbing Mahasiswa yang Lolos pada kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Beliau mengatakan bahwa apa-apa yang dinilai reviewer ketika diperiksa berdasarkan kriteria tertentu. Yang akan saya sampaikan itu adalah tahap penyusunan proposal, jika kita atau apapun ide yang kita miliki, tetapi jika secara administrasi tidak lengkap, maka tidak akan diperiksa ketahap selanjutnya. Penilaian pada tahap kedua sehubungan dengan ide yang dijelaskan dalam proposal yang diajukan. Untuk inti kegiatan PKM terdiri dari 5 Bidang dan satu PKM GFK. Yang pertama PKM-R (Riset). Untuk PKM-R itu harus menyesuaikan bidang ilmu. Jika bidang informatika, berarti harus ada riset tentang informatika itu sendiri. Kolaborasi dengan bidang lain seperti pertanian juga menjadi pemicu untuk memudahkan lolos dalam PKM ini seperti pada kampus-kampus yang lain. Untuk kunci sukesnya terdiri dari Pertama-Tantangan Intelektual terkait state of art, Kedua-Fokus Masalah, Ketiga-Metode Riset, Keempat-Kualitas Data, dan Kelima adalah Kualitas Luaran.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *